Rabu, 19 Juni 2013

Pembasmihamasurabaya

pembasmihamasurabayapembasmihamasurabaya hadir melayani kebutuhan anda dalam pengendalian hama, pembasmian hama mulai dari tikus, kecoa, lalat, semut, cicak, laba-laba, burung, kelelawar, rayap, kutu dan lain sebagainya. Saat ini banyak yang mempermasalahan hama sering di kaitkan dengan perubahan cuaca atau iklim yang tidak menentu. Padahal untuk pembasmihama sendiri pada dasarnya munculnya atau adanya hama sebenarnya karena ulah dari kita manusia sendiri. Kadang kita sering tidak peduli akan lingkungan di sekitar atau sering kita juga membuat tempat tinggal hama tersebut tanpa kita sadari. Semisal dengan membuang sampah di sembarang tempat yang dapat membuat hama seperti lalat,nyamuk,tikus,kecoa untuk datang.
       Untuk sebagian orang hama tersebut mungkin jika dibiarkan akan mati dengan sendirinya,padahal itu akan lebih parah lagi. Mungkin hama tersebut sudah mati satu akan tetapi orang-orang tidak tahu bahwa sebelumnya hama tersebut sudah bertelur sampai puluhan bahkan sampai ratusan telur.
Lha inilah yang menjadi bertambahnya hama tersebut,bukan malah berkurang. Cara penanganan untuk masing-masing hama tersebut juga berbeda-beda. Dilihat dari jenis hama dan apakah resisten terhadap chemical yang sudah pernah diberikan. Belum lagi kendala-kendala yang dihadapi oleh seorang pembasmihama dilapangan. Semisal seperti keinginan antara pelanggan satu dengan lainnya.
       Hal inilah yang menyangkut kuantitas dan kualitas populasi hama yang ada. Dan hal ini juga membedakan metode treatment yang akan dilakukan pembasmihamasurabaya. Seharusnya sebagai seseorang yang berkecimpung di dunia pembasmihama sudah harus mengetahui seluk beluk tentang hama dan yang paling penting adalah bisa improvisasi. Inilah yang akan memberikan dampak yang besar kepada efektifitas hasil treatment hingga profitibilitas sebuah perusahaan.
       Pemantauan di lapangan juga perlu dilakukan agar metode aplikasi pest control tidak menyimpang. Standart operational procedure juga harus dilakukan agar tidak menyimpang dari acuan yang sudah ditetapkan oleh sebuah perusahaan pembasmihama. Untuk mengetahui harus berapa kali melakukan treatment dan harus seperti apa metode yang harus digunakan perlu dilakukan yang dinamakan survey lokasi.
Hal ini sangat penting karena berpengaruh pada hasil yang akan dicapai dalam sebuah treatment pembasmianhama. Apakah sudah berhasil atau belum.
       Apakah sudah benar atau masih belum maksimal dalam metode treatment yang dilakukan. Populasi hama yang sudah ada dilokasi juga harus di identifikasi secara seksama agar nantinya jika ada populasi baru dapat tercatat dan terdeteksi sejak awal/dini.
Mengapa hal ini harus dilakukan?
Karena populasi yang sudah ada harus menjadi fokus kita dahulu untuk menanganinya, setelah itu sambil jalan kita melakukan treatment untuk poopulasi hama lainnya.
Apakah Hama lain juga harus diperhatikan?
Jawabnya juga harus, karena bila kita tidak perhatikan hama lainnya takutnya adalah kita akan di komplain oleh klien/pelanggan.
Yang ditakutkan nanti kita malah membiarkan populasi hama lainnya. Padahal keinginan klien adalah bebas dari hama.
Apa sajakah yang harus dilakukan oleh seorang pembasmihama terhadap klien/pelanggan??
Ada beberapa sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh seorang teknisi pembasmihama, antara lain :
1. Be Performance (menjaga penampilan)
    Yaitu menjaga penampilan mulai dari diri sendiri, peralatan dan kendaraan. Sebagai contoh adalah seragam/uniform yang kita gunakan hingga sepatu harus bersih,rapi, rambut rapi, gigi yang selalu terlihat bersih (tidak harus putih), wajah yang cerah, senyuman yang manis dan ikhlas, motor/mobil yang bersih mengkilat,peralatan yang bersih, pestisida/chemical yang terlihat secara kemasan bersih dan rapi.
2. Be Respect (hormat terhadap orang)
    Yaitu menjaga sikap masalah sopan santun serta menghormati kepada setiap orang,mau mendengarkan setiap keluhan yang ada, kita mau mendengarkan dengan mampu memahami keluhan/kesulitan klien, berbicaranya menyejukkan hati, serta selalu mengucapkan salam kepada semua orang.
3. Be Credible (dapat dipercaya orang)
    Yaitu kita bersikap jujur apa adanya, memenuhi semua janji yang sudah pernah kita berikan kepada orang. Jangan pernah kita memberikan janji jika kita ragu untuk menepatinya, setiap kesulitan/keluhan yang disampaikan harus di catat/tulis dan diprioritaskan untuk penanganannya.
4. Be Edified &Educate (dapat memperbaiki kesalahan & memberikan pendidikan)
    Yaitu dari kita setiap manusia dapat melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak, maka dari itu kita harus segera meminta maaf dan segera untuk memperbaiki kesalahan yang sudah terlanjur kita perbuat dan segera untuk memperbaiki kesalahan tersebut dengan cara lebih memperhatikan.
5. Be Praise (dapat dan suka memuji)
    Yaitu kita jangan pernah untuk malu/sungkan memberikan pujian apabila ada sesuatu yang harus diberikan reward/apresiasi kepada klien/teman dengan tulus walaupun hanya sekedar ucapan karena orang-orang sukses dimulai dari kebiasaan memuji orang lain dengan tulus ikhlas.
6.Be Good Integrity (menjadi tangguh)
    Yaitu diri kita harus menjadi seseorang yang tangguh, pantang menyerah,rajin, ulet dan tidak menjadi malas-malasan. Tidak akan ada hasil yang maksimal atau besar apabila tanpa kerja keras penuh semangat.
7. Be Good Loyality (loyalitas)
    Yaitu memberikan loyalitas kita pada pekerjaan, klien, teman, atasan karena hal ini dapat memberikan dampak yang besar bagi kita tanpa kita sadari. Semisal memberikan dampak kepada bertambahnya kepercayaan dan kesejahteraan kepada kita.
8. Be Good Dedication (Pengabdian tulus)
    Yaitu memberikan pengabdian yang tulus ikhlas pada perusahaan, orang, klien sebagai tempat kita mencari penghasilan/nafkah. Hal ini dapat memberikan citra atau penilaian yang positif bagi kita, sehingga hasil yang diperoleh juga positif bagi kita pembasmihamasurabaya.